MASIGNASUKAv102
7345699749361123385

Maintenance Mode Di Laravel

Maintenance Mode Di Laravel
Add Comments
13 February 2020

Laravel Maintenance Mode - Di Laravel terdapat fitur maintenance mode yang dapat dijalankan saat website sedang dalam maintenance atau perbaikan. Maintenance mode ini sangat membantu memberikan informasi ke visitor website. Melakukan perbaikan atau maintenance tanpa ada pemberitahuan ke visitor tentu bisa membuat nama website menjadi jelek. Coba banyangkan ketika website sedang dalam perbaikan atau update atau maintenance,  kemudian ada visitor sedang mengakses website kita dan mendapat pesan atau tampilan error. Tentu tidak akan baik bukan ? Maka dari itu, di laravel menyediakan fitur yang dapat digunakan saat website sedang dalam perbaikan atau update yaitu Maintenance Mode. Cara menggunakan atau menjalankan fitur ini sangat mudah sekali. Dan berikut cara menggunakan maintenance mode di laravel:

1. Buka Terminal dan masuk ke direktori project laravel kita. Jalankan command php artisan down dan kemudian jalankan command lagi php artisan serve. Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat pada gambar di bawah ini.

Setelah menjalankan command di atas, cek lagi pada project kita. Maka akan menampilkan page 503 seperti di bawah ini.


Untuk mengaktifkan website kembali, kita cukup menjalankan command php artisan up dan kemudian masukkan command lagi php artisan serve.


Maka website akan normal kembali dan bisa diakses.


Halaman maintenance mode bisa kita modifikasi dengan tampilan yang kita inginkan. Cara modifikasi halaman error, pertama kita harus mong-copy-kan terlebih dahulu file-file view error di vendor ke folder resource/view. Jalankan command di bawah ini untuk menyalin file-file tersebut


Jika sudah ada pesan "Publishing Complete", cek pada resource view. Maka akan ada folder baru dengan nama error.


Kemudian buka file 503.blade.php (file maintenance mode). Di file ini, kita bisa mengubah pesan yang akan di tampilkan di halaman maintenance mode. Pada artikel ini, saya akan coba mengubah pesannya seperti gambar di bawah ini


Jika saya save perubahan pada file ini kemudian saya jalankan lagi maintenance mode, maka tampilan maintenance mode akan seperti gambar di bawah ini


OK, sekian artikel yang saya tulis kali ini mengenai maintenance mode di laravel dan cara mengubah pesan yang ditampilkan. Kesimpulannya, menggunakan maintenance mode di laravel bisa dibilang sangat mudah,  kita hanya perlu menghafal 3 command (php artisan down, php artisan up dan php artisan serve).
Hilmi Hidayat

"If something's important enough, you should try. Even if you - the probable outcome is failure." - Elon Musk